Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2013

Lukisan Senja

Lukisan Senja


Aku masih menunggu seseorang di sini. Hendak kutancapkan kanvas itu dengan kuas lembut, namun aku masih menunggu seseorang. Aku tidak mungkin melakoni kegiatan favoritku tanpa dia. Menurutku, dia itu sesuatu .... Kutatap arlojiku yang berwarna perak kelabu, dua jam lagi senja akan terlukis di ufuk barat sana. Aku sudah tak bisa lagi untuk mematung di sini, dengan ketidakpastian yang pasti membuatku merasa bosan. Aku tak mungkin menyeretnya dari tempatnya berdiri sekarang, entah dengan siapa dia, sedang melakukan apa, atau dia telah melupakanku? Akh.... Aku sungguh tak peduli. Aku masih setia menunggu di gubuk reot ini, ditemani perdu, diteduhi oleh pohon Cocos nucifera yang melambai-lambai ketika mendengar alunan angin yang menggesek setiap sendi-sendi tubuhnya. Ini lebih menyejukkan dibanding melihatnya dengan yang lain. Ya? *** Tiga tahun lalu.... Aku baru datang ke tanah seribu candi ini, entah namanya apa. Ini hanyalah salah satu permai yang menjadi puzzle paling inda…